Memetakan Sumber Job Burnout Guru Honorer

Sumber Job Burnout guru honorer berbeda dengan guru yang lain ($ H_A $)

Latar Belakang

Entri ini saya buat sebagai pemetaan awal untuk mencari akar permasalahan dan solusi dari gejala Job Burnout yang saya alami dalam pekerjaan saya sebagai Guru Honorer di sebuah SMP Negeri. Sebelumnya, saya meneliti tentang gejala Job Burnout pada Guru Bahasa Inggris yang sudah memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun di instansi pemerintah dan coping strategy yang diterapkan oleh partisipan penelitian ($ n = 3 $). Penelitian naratif inkuiri tersebut saya gunakan sebagai syarat kelulusan studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Sebelas Maret. Singkat cerita, penelitian yang saya angkat pada waktu itu menguak bahwa:

  1. Kolega dengan perilaku negatif bisa menyebabkan munculnya Depersonalization dan Motivation Loss
  2. Coping strategy (non-exclusive): kegiatan rekreasi, self-discovery (eksplorasi kelebihan dan kekurangan diri di konteks pekerjaan), dan refleksi spiritual (beribadah).

Saya memiliki kecenderungan percaya bahwa gejala Job Burnout yang saya alami memiliki sumber yang berbeda dari apa yang pernah saya teliti sebelumnya. Oleh karena itu, artikel singkat non-akademik ini akan saya jadikan sebagai kesempatan eksplorasi topik Job Burnout spesifik untuk demografi Guru Honorer. Saya skeptis dan memiliki bias bahwa gejala Job Burnout yang dialami guru PNS dan guru honorer adalah sama ($ H_0 $).

Pemetaan

Pada entri pemetaan ini, saya akan berfokus pada pengalaman pribadi saya sebagai Guru Honorer di suatu SMP Negeri. Saya menggunakan Fishbone (Ishikawa) Diagram untuk memvisualisasikan faktor apa saja yang berkontribusi terhadap gejala Job Burnout yang saya alami.

ishikawa-beta
  Depersonalisasi & Emotional Exhaustion
  Siswa
    Berisik
    Sulit diatur
    Sulit diprediksi
    Rendah motivasi
  Kolega
    Terlalu sering menggosip
    Ketawa berisik di kantor
    Hanya mengajar
    Tidak analisa asesmen
    Minim niat CPD
  Gaji
    Di bawah UMK
  Beban Kerja
    P5/P8/Kokurikuler
      Kurang Domain Knowledge
      Materi tidak menarik
    Pembina Ekstrakurikuler
      Siswa seenaknya
      Nasihat tidak didengar
    Guru Wali
  Pemerintah
    Status ambigu
    Birokrasi menyebalkan
    Korupsi di setiap hirarki
    Program Prioritas Presiden

Sebagai informasi suplemental, saya juga memetakan hal-hal yang membuat saya senang di luar pekerjaan sebagai guru honorer.

ishikawa-beta
  Kebahgagiaan
  Belajar
    Sains Data
    Analisis Data
    Jaringan Komputer
    Troubleshooting Komputer
    Fisika (Listrik)
    Matematika
    Statistika
    Pemrograman
  Game
    Arknights Endfield
      System design
      Tema Industrial
    Genshin Impact
      Teman curhat IT
    NTE
      Teman curhat IT
  Musik
    Sawano Hiroyuki
      Into The Sky (MODv)
      Cage (NTv)
      INERTIA
      dan lain lain
    NieR Series (Game OST)
      Kaine (Salvation)
      Kaine (Escape)
      Emil (Sacrifice)
      Emil (Karma)
      Shadowlord
      Song of the Ancients / Fate
      dan lain lain
  Diskusi
    Akademik Praktikal
    Inovasi Bisnis
    Optimalisasi Sistem
  Project Mandiri
    Network Expansion
    Kelola Blog
    Home Security
    Home Server
    Aerial Reconnaissance
    Solar Panel untuk Energi Alt.

Enjoy Reading This Article?

Here are some more articles you might like to read next:

  • Chi-square
  • Expanding My Home Network
  • T-tests, Normality, ANOVA, MANOVA, and the p-value
  • Questioning My Comprehension about Hypothesis Testing
  • My Very First Ever Function and Equation