Rekomendasi Jurusan Fisika Terapan

Penerapan OSINT dan Data Analysis

Pendahuluan

Berawal dari obrolan ringan melalui aplikasi pesan instan, teman saya bertanya tentang rekomendasi jurusan dan/atau universitas yang cocok untuknya. Teman saya berlatar belakang Fisika dan sekarang berniat untuk belajar kembali untuk nantinya menjadi peneliti di bidang yang ia minati. Sebagai catatan, teman saya ingin bergelut spesifik di bidang Fisika Terapan, sub bidang energi hibrida atau energi alternatif.

Dari situ, saya mencoba untuk membantu teman saya mencarikan informasi dan memberikan rekomendasi jurusan dan universitas untuknya.

Problem Statement

Jurusan di universitas dalam negeri (Indonesia) mana yang paling bagus untuk jurusan Fisika Terapan dengan konsentrasi Energi Hibrida dan/atau Energi Alternatif?

Metodologi

Untuk menyelesaikan permasalahan ini, saya pikir penting sifatnya mendefinisikan variabel tolak ukur. Namun begitu, mengingat permintaan ini terbatas waktu, saya memilih untuk mempercayai satu sumber data yang fokus dalam perangkingan universitas. Untuk evaluasi lanjutan, dalam hal ini menentukan kualitas jurusan, saya menggunakan teknik OSINT (Open Source Intelligence) untuk mendapat infomrasi publik mengenai dosen/promotor dengan minat penelitian yang serupa dengan minat teman saya.

Desain Database

Mengingat target teman saya yang ingin menjadi seorang peneliti yang terjun ke lapangan, dengan fokus tema penelitian Fisika Terapan, saya melakukan investigasi dengan fokus ke informasi dosen yang ada di tiap universitas dengan kriteria yang sesuai.

Universitas

Variabel Deskripsi
id Nomor identifikasi unik universitas
nama_univ Nama universitas
rank_2025 Peringkat universitas pada tahun 2025
rank_2026 Peringkat universitas pada tahun 2026
country Negara dimana universitas berada
cpf_score Sitasi per Fakultas

Fakultas

Variabel Deskripsi
univ_id Nomor identifikasi unik universitas
fakult_id Nomor identifikasi unik fakultas
nama_fa Nama fakultas

Dosen

Variabel Deskripsi
dosen_id Nomor identifikasi unik dosen
nama_dosen Nama dosen
fakult_id Nomor identifikasi unik fakultas
minat_ris Minat bidang penelitian dosen
n_artikel Jumlah artikel terpublikasi oleh dosen
n_fauthor Jumlah artikel dosen sebagai penulis pertama
n_sauthor Jumlah artikel dosen sebagai penulis kedua
n_tauthor Jumlah artikel dosen sebagai penulis ketiga

Step 1. OSINT Gathering Peringkat Universitas

Search query:

world university rankings after:2026-01-01
Gambar 1. Hasil pencarian peringkat universitas tingkat dunia pada tahun 2026.

Data peringkat universitas di tingkat dunia bisa diunduh.

Universitas top 3 dunia dan tautan daftar lengkap peringkat (gambar kiri) dan dataset lengkap (gambar kanan).

Saya menemukan ada banyak metrik di dalam dataset yang didapat namun hanya beberapa variabel yang akan saya gunakan dalam tahap analisis. Saya sajikan dalam format tabel berikut:

Asal Transformasi
Rank rank_2026
Previous Rank rank_2025
Name nama_univ
Country/Territory negara
CPF Score cpf_score

Step 2. OSINT Gathering Daftar Program Studi

Search query:

pddikti kemdiktisaintek universitas fakultas

Pada laman PDDIKTI, saya melakukan pencarian nama universitas yang masuk dalam daftar peringkat dunia. Karena setiap pencarian di laman ini diproteksi oleh captcha, saya melakukan pencarian satu demi satu untuk setiap universitas.

Ketika query pencarian berdasarkan nama universitas di PDDIKTI muncul, saya scroll ke bawah hingga menemukan bagian daftar universitas lalu melihat rincian dari universitas yang sedang dicari. Di dalamnya, saya menemukan daftar lengkap program studi dalam format tabel. Tabel ini kemudian saya salin dan tempel di file Google Sheets. f

Data yang saya ambil bisa diakses secara publik di sini

Step 3. OSINT Gathering Daftar Dosen

Mengingat minat teman saya yang ingin menjadi peneliti lapangan di bidang Teknik Fisika yang berkaitan dengan Energi Hibrida, Alternatif, dan/atau Terbarukan, saya melakukan filtering kembali di laman PDDIKTI.

ITB Fisika

Setalah itu, saya mengulik rincian dari Program Studi terkait dengan catatan nama program studi harus berkaitan dengan “Fisika”, jenjang S2 atau S3, dan nama lembaga sesuai dengan nama universitas yang ada pada search query. Di dalam tautan “Lihat Detail” pada kolom Aksi yang ada pada hasil pencarian PDDIKTI, ada daftar Tenaga Pendidik (Dosen). Data ini lah yang saya ambil untuk pencarian lebih lanjut di langkah selanjutnya (Step 4) tentang Kepakaran Dosen.

Minat teman saya dan Kepakaran Dosen penting untuk dipertimbangkan karena akan sangat berpengaruh dengan pengalaman dan karir kedepannya.

Data dosen yang memenuhi kriteria filterisasi bisa diakses secara publik di file Google Sheets yang sama dengan Step 2. Cek disini.

Hasil Analisis

Setelah semua data terkumpul, saya lanjut melakukan analisis. Analisis yang dipakai tidaklah sulit, bahkan bisa dibilang sangat mudah dan sederhana. Saya menggunakan inclusion dan exclusion dengan batas ambang untuk variabel-variabel tertentu.

Pertama, saya melihat dari level universitas terlebih dahulu. Aturan yang saya terapkan pada level ini adalah peringkat universitas sedunia.

  1. rank_2026 <= 500
  2. rank_2026 ORDER Z -> A
  3. cpf_score ORDER Z -> A
  4. Ambil baris 1 sampai 3

Hasil: ITB, UI, dan UGM

Kemudian, saya melakukan filter di level program studi.

  1. universitas = {ITB, UI, UGM}
  2. jenjang = {S2, S2 Terapan, S3}
  3. akreditasi = {A, Unggul}
  4. status = Aktif
  5. nama_prodi != Pengajaran
  6. nama_prodi = {Fisika, Energi, Teknik Fisika}

Hasil:

  1. ITB:
    • S2 Teknik Fisika
    • S3 Teknik Fisika
    • S2 Fisika
    • S3 Fisika
  2. UI:
    • S2 Teknik Sistem Energi
    • S2 Ilmu Fisika
    • S2 Fisika
    • S3 Fisika
  3. UGM:
    • S2 Teknik Fisika
    • S3 Fisika
    • S2 Fisika

Enjoy Reading This Article?

Here are some more articles you might like to read next:

  • Bahasa sebagai Alat Social Engineering
  • Self-Join in DBMS
  • Conducting Logistic Regression pt1
  • Prosodic Features of NES vs. NNES
  • Second Travel to Bandung